Alam
Barzakh
Barzakh
merupakan satu alam eksistensi, sebagaimana telah dijelaskan dal al-Quran dan
hadits. Allah swt berfirman:
(orang-orang
kafir itu tetap terus meniti jalan yang keluru), hingga apabila datang kematian
kepada salah seorang dari mereka, dia berkata, “ya Tuhanku, kembalikanlah
aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku
tinggalkan.” Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang dia
ucapkan saja. Dan di harapkan mereka terdapat alam Barzakh sampai hari mereka
dibangkitkan.[1]
Alam kubur
disebut alam barzakh. Karena itu, secara terminologis, alam ini bermakna lebih
luas ketimbang alam mareti. Alam barzakh juga disebut madhja’ (tempat
tidur), dengan perngertian bahwa ruh manusia di alam ini menjelang akhirahat,
berada dalam keadaan tidur dan bangun. Sebagaimana ruh di alam dunia menjelang
alam barzakh seolah tertidur dan akan bangkit dengan kematian. Manusia di alam
barzakh melakukan seluruh aktivitas dengan tubuh barzakhi atau mitsali,
dan tidak lagi berurusan dengan fisik materialnya.[2]
Sumber Buku : Minois
George, Sejarah Nerakaka (Jakarta Selatan: Daar Intisyarat, cet. 1, Qum, Iran
1995 M)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar