Kamis, 05 Januari 2017

Berbagi Ilmu



Alam Barzakh

            Barzakh merupakan satu alam eksistensi, sebagaimana telah dijelaskan dal al-Quran dan hadits. Allah swt berfirman:
            (orang-orang kafir itu tetap terus meniti jalan yang keluru), hingga apabila datang kematian kepada salah seorang dari mereka, dia berkata, “ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang dia ucapkan saja. Dan di harapkan mereka terdapat alam Barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.[1]
            Alam kubur disebut alam barzakh. Karena itu, secara terminologis, alam ini bermakna lebih luas ketimbang alam mareti. Alam barzakh juga disebut madhja’ (tempat tidur), dengan perngertian bahwa ruh manusia di alam ini menjelang akhirahat, berada dalam keadaan tidur dan bangun. Sebagaimana ruh di alam dunia menjelang alam barzakh seolah tertidur dan akan bangkit dengan kematian. Manusia di alam barzakh melakukan seluruh aktivitas dengan tubuh barzakhi atau mitsali, dan tidak lagi berurusan dengan fisik materialnya.[2]









Sumber Buku : Minois George, Sejarah Nerakaka (Jakarta Selatan: Daar Intisyarat, cet. 1, Qum, Iran 1995 M)


[1] Qs. Al-mu’minum: 99-100.
[2]  Be suye Abadi, hal, 50-51

Tidak ada komentar:

Posting Komentar